Pesan Singkat
Kuterima pesan singkat dari kawanku. Prosesi lamaran sudah dilakukan. Selamat kawan. Ini masa-masa bahagia meskipun terkadang berbagai kejutan yang tidak diharapkan datang. Jangan terkejut nantinya jika dalam masa-masa menjelang kau dan dia menjadi halal dia yang lain tiba-tiba hadir. Hal itu sering terjadi. Kawan kita yang satu baru saja mengalaminya.
Aku terkejut ketika kawan kita itu tiba-tiba menghubungiku dan mengatakan si dia menelponnya untuk mengatakan bahwa ia telah memberikan hatinya sejak tujuh tahun yang lalu. Sejak kawan kita itu sering mengajaknya berjalan pagi selepas subuh, yang sesekali aku turut serta bersama mereka.
Aku berharap kejutan seperti itu tak terjadi padamu, dan kalaupun itu terjadi ingatlah kawan kita yang lain pernah mengalaminya, dan ia tetap maju. Langkah besar selalu membutuhkan kebimbangan untuk menguatkan keyakinan. Jika Goenawan Muhamad mengatakan bahwa kebenaran sering tercapai dengan teriak “Aha! Maka kita bisa meneriakkan “Wowh! Ini dia yang kutunggu-tunggu selama 33 tahun” Kemudian jika saatnya tiba kita bisa teriak “Oh Yes Oh No! dan lenguhan panjang “Aaaah…
Percayalah setelah saat itu tiba semua keraguan itu akan hilang. Jika tak percayalah tanyalah kawan-kawan kita yang lain.
March 1st, 2009 at 9:18 pm
tujuh tahun yang lalu hemmm…
March 6th, 2009 at 12:08 pm
Tujuh Tahun sudah kita tak pernah saling bicara.. (by. Whizzkid)
Tujuh tahun bukan waktu yang singkat
Tujuh tahun telah banyak yang berubah
Tujuh Tahun…Bukangg Mainggg….
March 25th, 2009 at 5:50 pm
jadi kawan kita itu menyesal? atau? apa dong lanjutan ceritanya…
October 4th, 2010 at 5:05 pm
terus kenapa selama “masih istri” hamil ente malah acuh….cuek
orang gilaaaaaa
lagi hamil besar malah ditalak cerai……gobloooooog