membulatkan tekad

sebenarnya sudah sejak lama diukir supaya bulat tapi kok ya susah sekali bulatnya. rasanya ada saja yang mencong. padahal kan susah untuk mendapatkan yang benar-benar bulat. bulan purnama saja kan sebenarnya tidak bulat benar, tapi ia tetap nampak indah dan menawan. ah mengapa harus menunggu benar-benar bulat.

kalo mengikuti saran orang yang sudah masuk duluan harusnya ga usah menunggu sangat bulat, lempar saja yang setengah bulat, ntar seiring waktu ia akan menjadi, melalui benturan dengan berbagai halangan.

ketika ia menbentur tembok, ketika ia mengelinding di jalan, ketika ia di pukul, ketika ia diinjak. dengan semua ia akan menjadi bulat. kalaupun toh akhirnya keadaan terburuk yang terjadi, bukan sesuatu yang bulat yang kita dapatkan, kita masih punya waktu untuk memperbaikinya.

beberapa teman lain, aku tidak suka dengan sarannya, tetapi terus terpikirkan.

One Response to “membulatkan tekad”

  1. panthom Says:

    sampe sekarang masih mumet?
    hajar aja, mas…
    kepalang tanggung…

    atau, ini soal berat di ongkos?
    hue..he..he..

Leave a Reply