Archive for August, 2008

karena bangun kesiangan

Sunday, August 17th, 2008

menyesal aku pagi ini bangun kesiangan, padahal sudah kurencanakan untuk keliling tanjung redeb melihat upacara bendera diberbagai tempat, sudah lama sekali aku tidak ikut berbaris dan hormat ke sang merah putih, terkadang ada keinginan untuk hadir ditengah barisan dan sedikit kepanasan, karena tidak memungkinkan aku rencanakan saja untuk melihat dari jauh, sayangnya rencana itu gagal karena aku bangun kesiangan.

renungan suci yang gagal

Sunday, August 17th, 2008

setengah dua belas malam jemputan datang, kemudian kami bertiga pergi taman makam pahlawan, ada undangan renungan suci memperingati kemerdekaan. sudah banyak mobil yang datang.

para pasukan telah membentuk barisan, kami perhatikan para undangan, dan kami sadar seharusnya kami tidak memakai sandal. semua undangan hadiri dengan baju kebesaran, yang dari swasta memakai batik dan memakai sepatu yang mengkilat. acara belum dimulai. menunggu bupati datang, begitu katanya.

tak lama kemudian rintik-rintik air turun, para pasukan masih membentuk barisan. semakin lama hujan mulai deras, para pasukan bubar. setelah setengah jam belum juga ada tanda-tanda hujan reda.

terdengar pengumuman dari panitia, acara dibatalkan, dan kami pulang

dia yang diujung sana

Saturday, August 16th, 2008

dia masih diujung sana

kutemukan tanpa sengaja

aku tak tahu apa yang dilakukannya

tetapi pasti dia sedang membantu orang-orang disana

seperti yang selalu dia katakan dalam pesan tertulisnya

bukan uang yang bisa mengurangi kemiskinan

melainkan pengetahuan

kukirim pesan singkat kepadanya

aku sedang menunggu istriku datang