niat

tiba-tiba saja gerimis turun ditengah teriknya siang ini. dulu di kampungku orang akan bilang ‘ada harimau melahirkan’ ada juga yang bilang ’sundel bolong sedang beranak’. dulu aku bingung mana yang betul diantara keduanya. gerimis itu tak lama. tak banyak mengubah panasnya udara di luar sana.

didalam aku masih menahan pertanyaan. haruskah kukeluarkan, atau kutahan saja. waktu akan membantu menjawabnya. tapi sampai kapan. jika waktu itu tak pernah datang maka aku tak akan pernah berjalan ke depan. mungkin lebih baik kukeluarkan saja, dan segera bersiap untuk menghadapinya. dan setelah itu mungkin selesai.

temanku datang memegang koran. ia membaca, ms kaban menerima uang. berita itu mengejutkannya karena yang ia tahu kaban religous dan punya nilai yang dipegang. kaban menantang

“siapa saksinya”

ah siapa yang benar?

barangkali memang tidak ada yang benar dan salah. kata temanku niat yang punya nilai paling besar.

Leave a Reply