Archive for May, 2008

jika…

Saturday, May 31st, 2008

jika aku terus ditempat ini aku akan sering mendengar orang-orang yang saling menjelekkan
jika aku terus ditempat ini aku akan terus mendengar orang yang merasa paling benar
jika aku terus ditempat ini aku akan selalu mendengar orang yang suka mencaci
jika aku terus ditempat ini aku akan menjadi ketiganya, karena aku tak bisa mengubahnya.

ada yang kusuka disini, yang punya kuasa, tapi tak cukup punya keberanian…

jika aku pergi…aku akan baik-baik

mlm

Wednesday, May 28th, 2008

tiga hari yang lalu saya bertemu seorang teman, yang belakangan baru saya tahu dia tidak lagi bekerja di perusahaan tambang. hampir 8 tahun saya tidak bertemu dengannya, dari fisiknya tidak banyak yang berubah. dulu kami pernah sama-sama jadi anak mushola, tetapi kemudian saya bosan dan cari komunitas lain. dari dulu dia memang alim dan taat beribadah. aku bersyukur bisa bertemu lagi dengannya. karena memang saya memilih dalam berteman. saya tidak akan mencoba mendekat kepada teman yang menurut saya tidak membawa pengaruh baik.

tadi malam dia menelpon dan menanyakan apakah saya punya waktu untuk sekedar ngobrol. dia akan datang bada isya. dan dia menepati janjinya untuk datang bada isya, tetapi pada saat itu saya sedang makan malam. dia harus menunggu sebentar di depan kamar saya.

akhirnya kuajak dia masuk kamar, dan kami ngobrol. dia menanyakan apakah kehadirannya tidak menganggu, ia ingin “menawarkan produknya”. hampir dua jam saya mendengarkan dia menceritakan keunggulan produknya, sesekali saya bertanya atau sekedara nyeletuk…

sejujurnya saya terpukau, bukan karena presentasi, tetapi karena beberapa teman lain menurutnya juga telah bergabung, dalam beberapa hal mereka adalah orang yang kukagumi karena tingkat ketakwaannya.

dan sebenarnya tidak ada yang salah dengan mlm, seperti apa yang saya pahami selama ini.

ehm…apakah saya terpengaruh…mungkin

kata-kataku

Sunday, May 25th, 2008

aku telah berjanji pada diriku, juga kukatakan pada teman-temanku, tentang AC, tentang buah lokal, tentang bersepeda, tentang jalan kaki. Sudah seminggu ini aku merasakan kamarku panas sekali, lama tak hujan, mungkin gumpalan awan menahan panas dari bumi keluar, rasanya aku tak tahan. Aku tak suka pakai kipas angin, aku sedang mengajari diriku untuk tak membiasakan diri dengan AC, juga menjaga kata-kataku yang pernah kulontarkan pada teman-temanku.
Temanku, jika suatu saat kalian datang kekamarku dan kalian lihat ada AC disitu, beri maklumlah aku karena tak mampu menjaga kata-kataku. Kota ini tak nyaman bagiku, tak pernah nyaman, aku belum bisa mencintai kota ini. Tanpa pohon, tanpa pedestrian, debu beterbangan, galian sepanjang jalan dan terus ada. Kota ini tak pernah berbeda. panas dan berdebu.