Archive for April, 2008

parade dua

Saturday, April 19th, 2008

tempat ini bukan untukku
tempat ini terlalu rendah
aku tidak bisa berkarya
diantara rasa benci dan caci maki
ini bukan lagi tentang uang
ini tentang kebanggaan
bangga menjadi bagian dari orang-orang
ini bukan celoteh belaka
terkadang sebuah kemunafikan
aku tak bisa bekerja
mungkin aku salah memilih rumah
mungkin aku harus pergi
dan aku memang akan pergi
selamat tinggal rumah para banci
derajatku tak cukup mampu menjadikanmu laki-laki
atau perempuan

perjalanan pulang

Friday, April 18th, 2008

keindahan hutan karena ia sunyi, senyap dan terkadang menakutkan bagi beberapa orang. tetapi itu tidak berlaku untuk gunung babi di sungai belayan. gunung babi indah karena ia berada di ketinggian, dan menjulang diatas awan.

parade

Thursday, April 10th, 2008

kawanku pernah bilang kalau dia tidak bisa bekerja, yang dia bisa hanya berbicara, tetapi memang dia pintar berbicara. ia sering menggunakan kata-kata yang susah, meskipun sebenarnya hanya kata-kata itu saja yang sering muncul. begitulah kita manusia.
kita ingin hebat, kita ingin nampak cerdas, kita ingin disegani, kita ingin semua orang ikut mau kita. tetap saja kita tidak hebat, kita tidak cerdas, apalagi disegani, lha wong kita tidak punya nyali untuk membuat perubahan kok minta disegani, tidak ada produk yang kita hasilkan kok ingin dianggap hebat, kita ini tidak melakukan apa-apa, kita hanya makan, tidur, kemudian makan lagi, kemudian tidur lagi, dari hotel ke hotel, dari restoran ke restoran,
yang kita lakukan hanyalah berlomba-lomba menghabiskan uang, dan kemudian kita mengaku telah melakukan ini dan itu, kita semua ini seperti pecundang, lapar sedikit berteriak. kita hanya berteman dengan orang-orang yang mau kita kendalikan, yang berbeda minggir saja.
ah, kita ini siapa sih, kok merasa banyak punya jasa, dan mengaku telah jadi pahlawan. pahlawan untuk siapa?
kita ini seperti busa dilaut. tak punya karakter. seperti kerbau yang diikat hidungnya dan kemudian ditarik kesana kemari. kita hanyalah orang-orang yang mencari aman masing-masing. jangan berkata tentang perubahan karena kita bukan bagian dari itu, meskipun kita terus berteriak tentang itu.