Archive for April, 2008

bagaimana mengatakannya

Wednesday, April 23rd, 2008

pagi ini kulihat banyak sekali potongan sayur di tempat sampah. sambil cuci sendok yang habis kupakai sarapan, aku ngobrol sama ibu tukang masak
“banyak juga bayamnya yang terbuang bu”

kemudian ibu masak bilang kalau bayam yang dibuang itu daunnya banyak yang berlubang karena dimakan ulat. Dalam hati sebenarnya ingin protes, tapi niatku kuurungkan. Sambil menyelesaikan cuci garpu, aku mencari cara bagaimana agar hal itu tidak dilakukan lagi. sayur yang berlubang karena dimakan ulat itu membuktikan bahwa sayur tersebut bebas pesticida. bisa dibilang sayur itu lebih aman dikonsumsi dibanding dengan sayur yang nampak mulus tanpa cacat.

aku sengaja berlama mencuci sekedar untuk mencari cara, bagaimana mengatakannya. Ibu masak jauh lebih tua, dalam memasak ia jauh lebih pengalaman, sayur dan bumbu jelas ia jauh lebih ahli.

akhirnya aku pergi dan tak mengatakan apa-apa.

untuk bumi, gaya hidup yang harus berubah

Sunday, April 20th, 2008

Dua hari lagi, 38 tahun yang lalu, senator dari Negara bagian Wisconsin, Gaylord Nelson bersama jutaan orang dari seluruh Negara bagian Amerika Serikat melakukan demo untuk usaha pelestarian udara, air bersih dan alam. Tidak kurang dari 1500 perguruan tinggi dan 10.000 sekolah ikut ambil bagian dalam aksi yang hingga saat ini kita peringati sebagai hari bumi. Delapan tahun sebelumnya, yaitu tahun 1962, dari Springdale, Pennsylvania, Rachel Carson menyentakkan warga dunia dengan menerbitkan Silent Sprint. Dan selanjutnya hingga hari ini kita warga dunia hanya terus berceloteh untuk menyelamatkan bumi. (more…)

aku tak bisa temukan kebanggaan

Sunday, April 20th, 2008

aku tak bisa temukan kebanggaan, dan aku belajar menjadi pembangkang, karena aku tak ingin bisik-bisik dibelakang. biarlah orang anggap aku sesukanya. biarlah aku dianggap pembangkang. jika bukan karena hariku telah dekat, aku pasti telah pergi.