bagaimana mengatakannya
Wednesday, April 23rd, 2008pagi ini kulihat banyak sekali potongan sayur di tempat sampah. sambil cuci sendok yang habis kupakai sarapan, aku ngobrol sama ibu tukang masak
“banyak juga bayamnya yang terbuang bu”
kemudian ibu masak bilang kalau bayam yang dibuang itu daunnya banyak yang berlubang karena dimakan ulat. Dalam hati sebenarnya ingin protes, tapi niatku kuurungkan. Sambil menyelesaikan cuci garpu, aku mencari cara bagaimana agar hal itu tidak dilakukan lagi. sayur yang berlubang karena dimakan ulat itu membuktikan bahwa sayur tersebut bebas pesticida. bisa dibilang sayur itu lebih aman dikonsumsi dibanding dengan sayur yang nampak mulus tanpa cacat.
aku sengaja berlama mencuci sekedar untuk mencari cara, bagaimana mengatakannya. Ibu masak jauh lebih tua, dalam memasak ia jauh lebih pengalaman, sayur dan bumbu jelas ia jauh lebih ahli.
akhirnya aku pergi dan tak mengatakan apa-apa.
