Archive for March, 2008

kamu belum mengenalku sayang

Tuesday, March 25th, 2008

kamu belum mengenalku sayang
kamu belum tahu bagaimana kami hidup

kami memeras tubuh kami hingga tak tersisa keringat sedikitpun
kami berjalan hingga tak lagi mampu menghitung jarak
kami terlalu lapar hingga tak ingat lagi berapa hari kami tak makan

kamu belum mengenalku sayang

jika pada akhirnya tidak menjadi pengemis itu cukup membanggakan kami
kami tidak menerima belas kasih

hanya itu yang membuat kami sanggup berjalan di atas bumi dan mengaku sebagai manusia

aku tahu
tidak adil jika kamu harus ikut caraku
tidak adil untuk mereka
beberapa orang mungkin tersakiti

dan aku sungguh tak ingin ada yang tersakiti karenaku
aku tak ingin airmata itu menetes karenaku

aku tak mau ada perselisihan karena keangkuhanku
aku tak ingin sikapmu menjadikan hadirnya ketidaknyaman

kamu belum mengenalku sayang

apakah aku sudah mengenalmu

entahlah
biar Tuhan saja yang mengaturnya

hanya satu yang kutahu
aku mencintai kamu
kemarin
hari ini
dan nanti

dan saat ini aku ingin mendekapmu

Tuhan memberiku hadiah

Sunday, March 23rd, 2008

cinta itu terus tumbuh dengan rasa ingin bertemu, yang entah bagaimana aku mengatakannya. semuanya sepertinya sudah digariskan, dan aku merasakan bahwa Tuhan sepertinya memberiku sebuah hadiah. dengan cara yang sangat tiba-tiba semua keraguan hilang, semua pertanyaan terjawab sudah. dan sekali lagi kukatakan Tuhan memberiku hadiah.

mengumpulkan keberanian

Friday, March 14th, 2008

ternyata mengumpulkan keberanian dan kemudian melepaskannya itu jauh lebih berat dari mengumpulkan dan menghabiskan uang…