musim akan berganti

musim akan berganti. panen akan stabil dan aku tak mungkin kelaparan. untuk kebutuhan hidup aku cukup aman, tetapi entah kenapa aku merasa tak tenang. yang pasti bukan karena hasil panen yang kurang. irigasi lancar mengaliri sawah dan ladangku. semua tanaman tumbuh dengan subur. padi, jagung, kacang, bayam semuanya hijau. aku juga beternak ayam dan memelihara ikan di kolam di belakang rumahku. makananku cukup bergizi. tetapi aku masih merasa resah. rumahku cukup mewah, mobilku dua, motor ada beberapa, aku bisa pergi kemana aku suka, tetapi aku tak juga bahagia. bukan karena aku serakah, aku tak ingin lagi harta.
mungkin aku harus pergi. kutinggalkan saja semua ini. kutinggalkan saja mereka. aku muak dengan mereka. aku muak dengan orang-orang yang hanya sekedar mencari aman. apakah semuanya harus dengan senyuman. apakah semuanya harus terasa manis. apakah memang tak bisa dibedakan lagi yang hitam dan putih. apakah sudah cukup kata-kata manis yang membius. kalimat-kalimat hebat yang keluar dari mulut-mulut yang culas…apakah aku harus pergi?

One Response to “musim akan berganti”

  1. golog Says:

    ada terpikir juga untuk kembali ke “tempat awal”, dimana tak ada pihak yang menyatakan dia lebih baik, hebat, pintar dll, dimana semua pemikiran jadi bagian penting bagi semua. kadang merasa aneh dan asing disini padahal sudah melewati angka 12 (bulan), tapi tak pernah merasa bisa menjadi bagian dari sistem disini. suatu saat akan keluar dan kembali ke “tempat awal”, tapi entah kapan….

Leave a Reply