hormatilah daun
Entah apa jadinya kita, jika dedaunan itu tidak ada. Daun tidak hanya memberikan keindahan. Daun menawarkan kehidupan yang lebih baik. Daun menjamin keberlangsungan kehidupan manusia di planet bumi. Sebelum ada solar cell, daun lah satu-satunya alat yang mampu menangkap energi matahari.
Di daun ada organel yang kita kenal dengan nama kloroplas, yang didalamnya mengandung pigmen klorofil. Ada klorofil-1 dan klorofil-2 (untuk kedua tipe klorofil ini ada yang meyebutnya klorofil a da klorofil b). Jika sinar matahari menerpa dedauanan maka orbit electron molekul klorofil-1 meningkat, ingat peningkatan suhu mempercepat gerakan electron. Hal ini menyebabkan electron terlempar keluar. Kemudian, electron tersebut diterima oleh koenzim NADP (nikotinamaida adenine dinukloetida posfat), sehingga terentuklah ion NADP-. Hal yang sama juga terjadi pada klorofil-2. Hanya saja electron yang terlempar dari klorofil-2 membentur koenzim yang berbeda, yaitu koenzim sitokrom. Benturan ini mendorong terbentuk simpanan energi kimia ATP, yang terbentuk dari ADP dan P. Kelak ATP akan terurai lagi menjadi ADP dan P untuk menghasilkan energi.
Dibantu oleh akar, dedaunan mengambil air dari tanah. Sinar matahari mengakibatkan air mengalami disosiasi menjadi ion H+ dan OH-. NADP- akan bereaksi dengan H+ membentuk NADPH2. Kemudian NADPH2 bereaksi dengan CO2 yang diambil dari udara. Energi untuk membantu reaksi ini diperoleh dari terurainya ATP menjadi ADP. Dari proses ini terbentuklah glukosa sebagai bahan makanannya, dengan oksigen sebagai hasil tambahan yang dilepaskan ke udara melalui stomata.
Begitu hebatnya daunya, ketika ia memasak makanannya (glukosa), ia menghasilkan “limbah” berupa oksigen yang sangat kita perlukan. Hebatnya lagi, ia memasak makanannya dari limbah yang kita hasilkan (CO2). Dan kalaupun akhirnya ia mati, ia masih memberi makanan ke tumbuhan yang lain.
Daun juga, melindungi tanah dari gempuran air hujan (mengurangi erosi), membiarkan butir-butir air itu menghantamnya bertubi-tubi dan sangat cepat. Daun mampu menangkap debu-debu yang beterbangan. Karena dedaunan kita bisa melihat tetes embun di pagi hari. Dedaunan memberi kita inspirasi dan imajinasi, ingat judul film Daun Di Atas Bantal, ingat lagunya letto …di daun yang itu mengalir deras…. Pandangilah dedaunan dan rasakan kedamaian. Sentuhlah daun dan biarkan imajinasi kita meraih langit.
hormatilah daun dan jagalah hutan karena keduanya memberi kita kehidupan, Dan sembahlah Tuhan sebagai tanda terima kasih karena Ia menciptakan daun
January 8th, 2008 at 11:26 am
nice blog, cool layout..
salam kenal