perempuan lelaki
dia tidak pernah tersenyum
karena tawanya mampu membungkam suara lelaki
membuka pori-pori kulit
menegakkan bulu dan membuncah di setiap sudut kota
tatapan matanya setajam kebenaran yang menyakitkan
sekuat cengkeraman akar-akar kecurangan di kemewahan kantor-kantor
katanya penjaga kebenaran
siang malam terus berjalan bagai roda-roda kemunafikan yang terus berputar
mengelilingi kota-kota dan desa-desa
yang kini tak lagi indah karena roda-roda itu tidak berhenti di satu tempat saja
kecantikannya menyilaukan
mengoda
dan mengundang setiap orang melakukan kesalahan
ketika dadanya bergoyang
semua mata terpejam
takut tergoda
atau sedang bermain-main dengan lamunan
perempuan lelaki
seribu pertanyaan tidak berhenti disini