eksekusi saja yang belum
Wednesday, October 24th, 2007Beberapa kawan yang prihatin dengan kondisi almamaternya mencoba menginisiasi pertemuan rutin untuk memperbaiki keadaan. pertemuan itu dilaksanakan setiap jumat sore. undangan disampaikan melalui sms, email dan telpon. Meski hanya dihadiri beberapa orang pertemuan sempat jalan beberapa kali. beberapa hal penting sebenarnya bisa ditangkap dari pertemuan-pertemuan itu. tinggal eksekusi saja yang belum.
Seorang teman banyak sekali memiliki ide. mulai dari hal yang kecil hingga yang besar. bikin perpustakaan, menulis novel, bikin pemancar radio hingga bikin film. hingga saat ini ide-ide itu hanya menjadi bahan obrolan saja. eksekusinya saja yang ditunggu teman-temannya yang lain.
Saya sendiri dari dulu hingga kini ingin membuka warung sate. hampir semua persiapan sudah dilakukan. belajar bikin sate sudah, tempat sudah disiapkan, piring gelas tempat tissu asbak sudah dibeli. sekarang tinggal menunggu saat eksekusi saja. Mitra tempat saya bekerja juga menunggu saat eksekusi itu tiba. Pacar teman saya juga sedang menunggu eksekusi itu, kapan ia di lamar.
Tukul dalam acara empat matanya sering bilang bahwa hidup ini bukan teori tetapi praktek. hidup ini menunggu saat eksekusi atas ide-ide yang ada di setiap kepala kita. teman saya bilang hanya butuh keberanian untuk hal itu. barangkali itu yang tidak banyak kita miliki. Bagi banyak orang mungkin tukul dianggap bodoh, tetapi ketika ia bilang bahwa hidup adalah praktek, kita harus akui bahwa itu adalah sangat benar. Hidup adalah kumpulan rangkaian praktek demi praktek atas teori-teori yang ada di kepala kita. Hidup adalah seni melakukan eksekusi dari berbagai ide yang kita miliki.
