Apa yang mereka lakukan

Tadi sore, di salah satu kantin Fahutan Unmul, beberapa orang berkumpul. Ada dua orang yang selama ini bergerak di swasta (dunia usaha), dua orang akademisi (dosen) dan yang lain adalah aktivis/lsm/ornop/pebisnis konsservasi. Sebenarnya ada beberapa orang lagi yang diundang, tetapi tidak bisa hadir. Tentu saja ada banyak alasan untuk ketidakhadiran itu, tetapi hanya ada satu alasan mengapa orang-orang itu mau hadir dikantin yang saat itu sedang tidak banyak makanan.
Mereka hadir untuk apa yang selama ini sering kita lupakan. Mereka rela meluangkan waktu untuk sesuatu yang selama ini terlalu sering kita dengar. Mereka mau berpikir untuk sesuatu yang selama ini hanya sering kita ucapkan, tanpa pandai kita mempraktekannya. Mereka hadir, mau berpikir dan saling berbagi karena mereka peduli.
Barangkali apa yang sedang mereka, dan apa yang akan mereka lakukan tidak banyak mengubah keadaan. Tetapi setidaknya mereka mencoba berbuat sesuatu, dan mereka tidak akan berhenti untuk melakukan sesuatu. Kalaupun kemudian memang apa yang mereka lakukan tidak pernah mengubah keadaan, itupun bukanlah pekerjaan yang sia-sia.

Leave a Reply