Aku dan Kamu, pada sebuah waktu

Pagi, setelah perjalanan panjang
Dan mimpi yang tak berkesudahan
Aku dan kamu bertemu

Aku kira kamu adalah satu janji
Yang telah dipenuhi oleh Penguasa
Karena telah setiap hari kupinta janjiNya

Aku kira kamu adalah percikan surga
Karena cahayamu menyejukkanku, tetapi jika menyilaukan mataku
Aku berpaling dan menutup mata
Tetapi hatiku membara

Pagi berikutnya,
Aku dan kamu masih bertemu
Aku malu
Dan kusembunyikan hatiku dibalik kata-kata
Kusembunyikan wajahku
Ku buat sedikit kaku dan dingin
Kubiarkan jariku yang berbicara dan mengangkat pena

Pagi berikutnya,
Aku dan kamu masih bertemu
Aku ragu
Meski malu sedikit kubuka hatiku
Berharap kamu tahu

Pagi berikutnya,
Kamu memberiku tanda
Kemudian aku dan kamu sering bertemu
Tidak saja di pagi hari, tetapi juga disiang dan malam hari

Suatu siang,
Aku dan kamu bertemu
Berbicara tentang rindu, tentang cinta, tentang mimpi-mimpi

Diakhir malam,
Baru kutahu
Telah ada lelaki yang menantimu

Pagi berikutnya,
Aku tak lagi melihatmu disampingku
Kamu telah pergi
Kamu pergi ketika aku sedang bermimpi

One Response to “Aku dan Kamu, pada sebuah waktu”

  1. arman Says:

    sudah kubilang, katakan padanya bahwa kau menginginkannya, bukan pada blog ini, tapi pada orangnya langsung…. :))

Leave a Reply