Kartini
Kartini pergi begitu saja, meninggalkan orang-orang yang mencintainya. Katanya ia mengejar cita-citanya. Ia pergi ke kota. Di sana ia bertemu dengan rupa-rupa warna, semuanya nampak indah, penuh dengan lampu dan gemerlap cahaya.
Ia menetap untuk beberapa lama. Ia merasa telah bertemu dengan dunianya. Di tempat itulah mimpinya akan menjadi nyata. Ia bercanda, tertawa dan selalu nampak bahagia. Ia punya banyak cinta. Ia terima semua cinta. Ia melebur didalamnya. Cinta telah masuk kedalam jiwanya. Ia tak lagi peduli dengan kata-kata.
Kata-kata tak pernah sempurna. Kata tidak pernah mampu menuntaskan maknanya. Ungkapan cinta tak bermakna tanpa bersatunya raga. Kartini, dimana kamu berada? Mengapa kamu tidak menetap di satu tempat?
April 26th, 2007 at 6:12 pm
sudah kubilang dari dulu, ungkapkan lah padanya perasaan mu. sekarang baru kau cari-cari dia, pake alasan cari-cari kartini segala, sebenarnya “dia” kan yang kau maksud?