Pestanya Para Dewa
Tuesday, March 27th, 2007Garis-garis merah terbentuk dilangit
Bercak-bercak awan putih bagai bayangan dewa-dewa yang sedang menari
Angin sore membasuh wajah yang penuh rindu
Ingin aku berteriak kepada dewa-dewa diatas sana
Tetapi aku malu orang-orang akan menganggapku gila, berbicara kepada langit
Dewa-dewa masih menari
Garis-garis dilangit tak seterang sebelumnya
Sebagian mulai menghilang
Lampu-lampu di pesta para dewa mulai redup
Bercak-bercak putih itu semakin tak jelas
Suara-suara dari masjid mulai terdengar
Saling bersahutan dan berkejaran
Semakin lama semakin nyaring, seolah takut pujiannya tak didengar oleh Tuhan
Apakah Tuhan telah menjadi tuli?
